Berwisata Ke Candi Borobudur

Berwisata Ke Candi Borobudur

Yo, jumpa lagi kawan! Saya mau menceritakan pengalaman paling berkesan ketika liburan musim panas 3 tahun yang lalu nih. Eh, maaf… kan di indonesia gak ada yang namanya musim panas,, haha becanda ­čśÇ Judul cerita┬átentang Berwisata Ke Candi Borobudur.

Ok langsung aja deh. Hari itu hari minggu tepatnya di bulan januari. Saya bangun dengan riang gembira, karena i’ts time to recreation!! Wow Sungguh tidak sabar menanti waktu liburan. Saya dan orang tua bergegas mempersiapkan perlengkapan dan perbekalan. Rencananya kami akan naik bus pariwisata untuk sampe ke sana.

Tidak hanya berdua dengan orang tua, rombongan yang ikut adalah warga di Rt. saya. Tentu sangatlah ramai banyak orang yang ikut serta. Singkat cerita, di perjalanan saya melihat panorama luar biasa pemandangan cantik,, gokil bingit kata anak muda mah. Kami semua mampir terlebih dulu di kedai makan untuk isi perut.

Setelah itu, tibalah di kawasan Candi Borobudur. Huh, akhirnya kami turun dari bus dan berjalan langsung menuju loket. Begitu masuk, udaranya begitu segar dan sangat menyejukkan. Ada banyak pohon-pohon rindang yang masih asri berjajar di sekeliling kami. Pemandu menyarankan agar setiap pengunjung memakai kain samping khas sebelum ke atas candi.

Saya mengambil sudut foto yang mungkin kurang pas. Ini karena kerumunan orang yang berlalu lalang terjepret bidikan kamera. Tak apalah.. Ukiran batu yang timbul menunjukkan silsilah kerajaan majapahit zaman kuno. Sembari pemandu bercerita, saya juga menyaksikan banyak orang asing yang datang diantaranya dari jepang, australia, dll. bahkan saya sempat berfoto dengan salah seorang bule muda. Ciiiss. hehe

Sewaktu berada di puncak candi, sungguh ajib. Tidak pernah saya bayangkan sebelumnya bisa menatap pemandangan kota magelang, jawa tengah dari ketinggian di pagi hari. Nampak masih ada siluet bayangan benda yang elok. Saya pun tidak melewatkan kesempatan mengambil foto terbaik.

Sehabis menikmatii candi borobudur, lantas kami teruskan ke pasar malioboro di yogyakarta. Tidak membeli barang baik pakaian ataupun makanan oleh-oleh. Sekedar menyusuri tempat-tempat ramai.

Lalu perjalanan dilanjut ke museum dirgantara. Rupanya, disana menakjubkan… woaahh ada replika pesawat besar lho!! Hebaaaaattt!!!! belum pernah saya menjumpai keunikan ini. Sayangnya tidak lama berdiam sebab hari gelap dan turun hujan takut kemalaman.

Sebelum benar-benar pulang, kami semua mampir ke toko yang menjual bakpia. Kemudian dilanjutkan ke penjual salak pondoh yang cukup terkenal. Didalam bus sungguh asyiik soalnya terdengar irama lagu dangdut yang menghentak yaitu Doel Sumbang berjudul – Kali Merah. Ieu mah Meuni Eduun Euy!! hehe….

Itulah sekelumit kisah pengalaman saya yang tidak terlupakan. Semoga anda pun bisa merasakan perjalanan seperti saya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>